Schramm: Tak Ada yang Ditutupi di DPRD Sulut

Louis Carl Schramm, S.H, M.H. (Foto Istimewa)

khaki-bee-173050.hostingersite.com – Louis Schramm memberikan penegasan tegas bahwa lembaga legislatif daerah ini berjalan sesuai prinsip akuntabilitas.

Ketua Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara itu, menampik anggapan adanya praktik korupsi di lingkungan DPRD Sulut dan menegaskan komitmen kolektif para anggota dewan untuk menjaga integritas lembaga.

Bacaan Lainnya

“Saya menjamin tak ada praktik korupsi di gedung ini. Tak ada yang ditutup-tutupi di DPRD. Semua bisa mendapat akses untuk mendapatkan informasi tentang anggaran,” tegas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut tersebut.

Pimpinan Komisi IV DPRD Sulut itu juga menambahkan bahwa setiap pembahasan anggaran dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, sejalan dengan prinsip good governance yang terus didorong pemerintah dan masyarakat sipil.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan menjadi ruang dialog positif antara masyarakat dan wakil rakyat. Koalisi LSM Anti Korupsi berharap komitmen yang disampaikan para legislator bukan hanya sebatas pernyataan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pengawasan yang ketat, transparansi anggaran, dan penegakan etika politik.

Sementara itu, DPRD Sulut menegaskan kesiapan mereka untuk terus membuka akses informasi bagi publik serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Dengan semangat Hari Anti Korupsi Sedunia, aksi ini menjadi pengingat penting bahwa pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama—pemerintah, lembaga legislatif, dan seluruh elemen masyarakat. (*)

Pos terkait